PERAGAAN LUAR


Begitu anda berada di depan Museum Minyak dan Gas Bumi, maka di hadapan anda akan tampak bangunan Gedung Utama dengan danau buatan di depannya. Dari sudut pandang ini, maka Gedung Utama akan terkesan sebagai anjungan lepas pantai yang diapit oleh dua tangki timbun.

Gedung Utama dihubungkan oleh jembatan penyeberangan dengan tempat di mana anda kini berada. Jembatan penyeberangan ini terdiri dari dua bagian utama, seolah-olah menggambarkan dua era pencarian minyak, yaitu yang semula hanya di darat, kini sudah merambah ke laut dalam.

 

Benda-benda koleksi:


        Di halaman luar dipamerkan benda-benda koleksi, sebagai peninggalan sejarah mengenai kegiatan perminyakan di Indonesia dari hulu sampai ke hilir. Benda-benda ini memiliki ukuran sebenarnya dan diperagakan baik secara utuh ataupun sebagian saja, seperti:

 

 

Pompa bensin yang dioperasikan secara manual. (buatan th. 1930)




Pompa angguk Conadish sumbangan PPT MIGAS Cepu

Crude Battery dari kilang Sungai Gerong


     Salah satu benda peraga yang terdapat di danau buatan adalah kepala sumur Cinta -1, yang berasal dari sumur produksi lepas pantai pertama di Indonesia, yaitu sumur Cinta-1. Benda peraga ini dengan sengaja ditempatkan di sini untuk memberi kesan bahwa asalnya terpasang di lepas pantai.

Sumur Cinta-1